Home  |  Profil  |  Lokasi  |  Kesehatan Kerja  |  Contact  |  Admin

 
CABANG YOGYAKARTA
 

IgM Chikungunya

Friday, 4 September 2009

Pengertian Chikungunya

Chikungunya berasal dari bahasa Swahili berdasarkan gejala pada penderita, yang berarti (posisi tubuh) meliuk atau melengkung (that which contorts or bends up ), mengacu pada postur penderita yang membungkuk akibat nyeri sendi hebat ( arthralgia ). Nyeri sendi ini terjadi pada lutut pergelangan kaki serta persendian tangan dan kaki.

Penyebab Cikungunya

Virus penyebab adalah virus chikungunya, kelompok Alphavirus atau “group A” antropho borne viruses. Virus ini telah berhasil diisolasi di berbagai daerah di Indonesia . Sedangkan demam berdarah dengue (DBD) disebabkan oleh “group B” antropho borne viruses. Vektor ( embawa penyakit ) adalah nyamuk.

Cara penularan

Penularan demam chikungunya terjadi apabila penderita yang sakit digigit oleh nyamuk penular, kemudian nyamuk penular tersebut menggigit orang lain. Biasanya tidak terjadi penularan dari orang ke orang. Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti yang juga nyamuk penular penyakit demam berdarah dengue (DBD). Inkubasi ( masa tunas) : antara 1-12 hari, pada umumnya 2-4 hari

Pemeriksaan Laboratorium

Untuk menegakkan diagnosis demam chikungunya dapat dilakukan isolasi virus, PCR, deteksi antibody IgM (Chikungunya Ig M) dan peningkatan titer antibody IgG. Virus Chikungunya dapat diisolasi dari cairan otak atau kultur virus pada nyamuk atau struktur sel mamalia yang terinfeksi. Antibodi IgM yang diperiksa dengan ELISA dapat muncul dalam dua minggu. Tidak disarankan memeriksa antibody pada minggu pertama. Pada beberapa orang, antibody IgM dapat muncul pada enam sampai duabelas minggu dengan jumlah yang cukup untuk dideteksi dengan ELISA.

Gejala Chikungunya

  • Demam : Biasanya demam tinggi, timbul mendadak disertai mengigil dan muka kemerahan. Panas tinggi selama 2-4 hari kemudian kembali normal. Gejala yang muncul pada demam chikungunya ini seringkali menyerupai demam berdarah dengue tetapi tidak menyebabkan perdarahan hebat, renjatan, maupun kematian.

  • Sakit persendian : Nyeri sendi merupakan keluhan yang sering muncul sebelum timbul demam dan dapat bermanifestasi berat, sehingga kadang penderita " merasa lumpuh " sebelum berobat . Sendi yang sering dikeluhkan: sendi lutut, pergelangan, jari kaki dan tangan serta tulang belakang.

  • Nyeri otot : Nyeri bisa pada seluruh otot atau pada otot bagian kepala dan daerah bahu. Kadang terjadi pembengkakan pada pada otot sekitar mata kaki.

  • Bercak kemerahan ( ruam ) pada kulit : Bercak kemerahan ini terjadi pada hari pertama demam, tetapi lebih sering pada hari ke 4-5 demam. Lokasi biasanya di daerah muka, badan, tangan, dan kaki. Kadang ditemukan perdarahan pada gusi.

  • Sakit Kepala: sakit kepala merupakan keluhan sering ditemui.

  • Kejang dan Penurunan Kesadaran : Kejang biasanya pada anak karena panas yang terlalu tinggi, jadi bukan secara langsung oleh penyakitnya.

  • Gejala lain : Gejala lain yang kadang dijumpai adalah pembesaran kelenjar getah bening di bagian leher dan kolaps pembuluh darah kapiler.

Pencegahan

Cara menghindari penyakit ini adalah dengan membasmi nyamuk pembawa virusnya . Ternyata nyamuk ini punya kebiasaan unik. Pertama, mereka senang hidup dan berkembang biak di genangan air bersih seperti bak mandi, vas bunga, dan juga kaleng atau botol bekas yang menampung air bersih. Kedua, serangga bercorak hitam putih ini juga senang hidup di benda-benda yang menggantung seperti baju-baju yang ada di belakang pintu kamar. Ketiga, nyamuk ini sangat menyukai tempat yang gelap dan pengap. Mengingat penyebar penyakit ini adalah nyamuk Aedes aegypti maka cara terbaik untuk memutus rantai penularan adalah dengan memberantas nyamuk tersebut, sebagaimana sering disarankan dalam pemberantasan penyakit demam berdarah dengue . Namun, pencegahan yang murah dan efektif untuk memberantas nyamuk ini adalah dengan cara menguras tempat penampungan air bersih, bak mandi, vas bunga dan sebagainya, paling tidak seminggu sekali, mengingat nyamuk tersebut berkembang biak dari telur sampai menjadi dewasa dalam kurun waktu 7-10 hari

Sumber : Karmat S, Das AK. Chikungunya. JAPI: 2006; 54: 725-727. WHO. Guidelines on Clinical Management on Chikungunya Fever . October 2008. Widodo, Djoko. 2007. Diagnosis dan Penatalaksanaan Chikungunya . Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM . Wilson Mary. Chikungunya on Three Continents . (Online). ( http://infectious-diseases.jwatch. org/cgi/content/full/2008/227/2 , diakses 26 Pebruari 2009). Yulvi H. Rapid Detection of Chikungunya Virus by PCR . USU Repository 2006

 

Mencegah Kanker Secara Dini

Thursday, 05 Maret, 2009

Nutrisi Terbaik Mencegah kanker :

  • Perbanyaklah makan ikan dibanding daging ayam atau sapi.
  • Selalu berpikir positive, karena penyakit ini lebih banyak berhubungan dengan pola pikir, semangat, dan kondisi tubuh serta emosi.
  • Perbanyak minum teh hijau atau Green Tea.
  • Lebih banyak minum Air yang berkualitas.
  • Banyak makan buah dan sayur (80%).
  • Upayakan sistem imun terjaga dengan pola makan 4 sehat 5 sempurna.
  • Latihan jasmani yang memberikan peluang untuk mendapatkan oksigen yang bersih. Misal, jogging.
  • - John Hopkins Hospital, USA -

Lipoprotein (a): Kolesterol yang Berbahaya

Monday, 15 Juni, 2009

Sebagaimana diketahui bahwa tubuh untuk mengedarkan Trigliserida dan Kolesterol membentuk Lipoprotein. Lipoprotein yang umum kita ketahui adalah LDL lebih dikenal dengan kolesterol jahat, karena menempel di dinding pembuluh darah dan menyebabkan sumbatan. Peristiwa ini dikenal dengan nama: Atherosklerosis. Lipoprotein yang lain adalah HDL kolesterol baik, yaitu lipoprotein yang berfungsi untuk membawa kolesterol yang menempel di pembuluh darah ke hati untuk dimetabolisme kembali.Lipoprotein (a) atau Lp(a) merupakan salah satu jenis lipoprotein yang strukturnya sama dengan LDL namun ujungnya berikatan dengan Apo (a). Seperti halnya LDL maka Lp(a) mempunyai kandungan kolesterol yang tinggi sehingga peningkatan kadar Lp(a) akan meningkatkan pula pengendapan kolesterol pada dinding pembuluh darah. Akibatnya, plak ateroma yang terbentuk semakin besar dan semakin mempersempit pembuluh darah.
Plak ateroma ini bersifat rapuh dan akan mudah rontok bila aliran darah deras misalnya pada saat tekanan darah meningkat tinggi atau pada saat pembuluh darah mengkerut karena stress. Rontokan plak akan terbawa aliran darah dan akan menyebabkan penyumbatan. Struktur kringles Apo (a) yang terdapat pada bagian ujung Lp(a) mirip dengan plasminogen. Akibatnya bila kadar Lp(a) tinggi mekanisme penguraian bekuan darah akan dihambat. Karena penguraian bekuan terhambat maka terbentuklah thrombus, sehingga hal ini akan memperbesar resiko tersumbatnya pembuluh darah. Jadi selain bersifat proatherogenic yaitu menyebabkan penumpukan kolesterol di dinding pembuluh darah, Lp(a) juga bersifat prothrombotic yang menyebabkan terjadinya thrombus. Maka tepatlah kalau dikatakan bahwa Lp (a) adalah jenis kolesterol yang paling berbahaya. Kadar Lp(a) sebaiknya harus dijaga < 20 mg/dL untuk mengurangi resiko PJK dan serangan Stroke Kendati pemeriksaan laboratorium dapat mengungkapkan kadar Lp(a), tetapi sampai saat ini belum ada obat atau diet yang dapat menurunkan kadarnya secara signifikan . Penelitian terkini menunjukkan bahwa terapi estrogen pada wanita pascamenopause dan pemberian niacin dapat menurunkan kadar Lp(a).

  • Referensi:

    Lars Berglund; Rajasekhar Ramakrishnan. Lipoprotein (a) an elusive cardiovascular risk factor. Arteriosclerosis, Thrombosis, and Vascular Biology. 2004;24:2219.

    Holmes et al, Lipoprotein (a) is independent risk factor for cardiovascular disease in heterozygous familial hypercholesterolemia. Clinical Chemistry . 2005; 2067-2073

    Rifai N, Warnick G.R, Dominiczak. Handbook of lipoprotein testing second edition. AACC press.2000

     

     

 

Ultrasonography (USG) 4 Dimensi dengan Philips HD 11

Monday, 15 Juni, 2009

Pemeriksaan USG merupakan pemeriksaan penunjang yang dilakukan pada ibu hamil. Sebelum ada alat ini, denyut jantung janin baru dapat didengar pada usia kehamilan 16-18 minggu. Sementara dengan USG, pada usia kehamilan 6-7 minggu sudah dapat dideteksi. USG juga dapat mendeteksi kelainan-kelainan bawaan di usia kehamilan yang lebih awal.

USG bukan merupakan sinar radiasi seperti halnya rontgen melainkan menggunakan gelombang suara yang dipantulkan pada suatu permukaan. Pantulan suara itu lantas direkam dan diolah oleh komputer kemudian tampil dalam bentuk gambar. Sejauh ini penggunaan USG sangat aman dan tidak membahayakan janin, ibunya maupun dokter yang memeriksanya. Hasil pemeriksaan USG dapat direkam untuk kelengkapan data medis. Gambarnya pun bisa di- print sebagai dokumentasi.

JENIS PEMERIKSAAN USG

1. USG 2 Dimensi

Menampilkan gambar dua bidang (memanjang dan melintang). Kualitas gambar yang baik sebagian besar keadaan janin dapat ditampilkan.

2. USG 3 Dimensi

Dengan alat USG ini maka ada tambahan 1 bidang gambar lagi yang disebut koronal. Gambar yang tampil mirip seperti aslinya. Permukaan suatu benda (dalam hal ini tubuh janin) dapat dilihat dengan jelas. Begitupun keadaan janin dari posisi yang berbeda. Ini dimungkinkan karena gambarnya dapat diputar (bukan janinnya yang diputar).

3. USG 4 Dimensi

Sebetulnya USG 4 Dimensi ini hanya istilah untuk USG 3 dimensi yang dapat bergerak ( live 3D). Kalau gambar yang diambil dari USG 3 Dimensi statis, sementara pada USG 4 Dimensi, gambar janinnya dapat "bergerak". Jadi pasien dapat melihat lebih jelas dan membayangkan keadaan janin di dalam rahim.

4. USG Doppler

Pemeriksaan USG yang mengutamakan pengukuran aliran darah terutama aliran tali pusat. Alat ini digunakan untuk menilai keadaan/kesejahteraan janin. Penilaian kesejahteraan janin ini meliputi:

- Gerak napas janin (minimal 2x/10 menit).

- Tonus (gerak janin).

- Indeks cairan ketuban (normalnya 10-20 cm).

- Doppler arteri umbilikalis.

- Reaktivitas denyut jantung janin.

SAAT TEPAT PEMERIKSAAN

Pemeriksaan dengan USG wajib semasa kehamilan sebetulnya hanya dua kali, yaitu:

I. Saat pertama kali pemeriksaan kehamilan (usia kehamilan berapa pun namun biasanya pada usia kehamilan 10-12 minggu). Pemeriksaan ini dilakukan sebagai skrining awal. Gambaran janin yang masih sekitar 8 cm akan terlihat tampil secara utuh pada layar monitor.

II. Usia kehamilan 20-24 minggu sebagai skrining lengkap. Setelah usia kehamilan lebih dari 12 minggu gambaran janin pada layar monitor akan terlihat sebagian-sebagian/tidak secara utuh. Karena alat scan USG punya area yang terbatas, sementara ukuran besar janin sudah bertambah atau lebih dari 8 cm. Jadi, untuk melihat kondisi janin dapat per bagian, misalnya detail muka, detail jantung, detail kaki dan sebagainya.

Selain itu, penggunaan alat USG dapat dilakukan atas dasar indikasi yakni:

•  Pemeriksaan USG serial untuk mengukur pertumbuhan berat badan janin.

•  Bila perlu pada usia kehamilan 38-42 minggu untuk melihat bagaimana posisi bayi apakah melintang, kepala turun, dan lainnya.

 

MANFAAT USG KANDUNGAN

Trimester I

  • Memastikan hamil atau tidak.

  • Mengetahui keadaan janin, lokasi hamil, jumlah janin dan tanda kehidupannya.

  • Mengetahui keadaan rahim dan organ sekitarnya.

  • Melakukan penapisan awal dengan mengukur ketebalan selaput lendir, denyut janin, dan sebagainya.

Trimester II

  • Melakukan penapisan secara menyeluruh.

  • Menentukan lokasi plasenta.

  • Mengukur panjang serviks.

Trimester III:

  • Menilai kesejahteraan janin.

  • Mengukur biometri janin untuk taksiran berat badan.

  • Melihat posisi janin dan tali pusat.

  • Menilai keadaan plasenta.

AKURASI USG

Akurasi/ketepatan pemeriksaan USG tidak penuh seratus prosen , oleh sebab itu kemungkinan ada kelainan bawaan/kecacatan pada janin yang tidak terdeteksi atau interpretasi kelamin janin yang tidak tepat.

Hal tersebut dipengaruhi beberapa faktor antara lain:

•  Keahlian/kompetensi dokter yang memeriksanya.

Tak semua dokter ahli kandungan dapat dengan baik mengoperasikan alat USG. Sebenarnya untuk pengoperasian alat ini diperlukan sertifikat tersendiri.

•  Posisi bayi

Posisi bayi seperti tengkurap atau meringkuk juga menyulitkan daya jangkau/daya tembus alat USG. Meski dengan menggunakan USG 3 atau 4 Dimensi sekalipun, tetap ada keterbatasan.

•  Kehamilan kembar

Kondisi hamil kembar juga menyulitkan alat USG melihat masing-masing keadaan bayi secara detail.

•  Ketajaman/resolusi alat USG-nya kurang baik.

•  Usia kehamilan di bawah 20 minggu.

•  Air ketuban sedikit.

•  Lokasi kelainan, seperti tumor di daerah perut janin saat usia kehamilan di bawah 20 minggu agak sulit dideteksi.

 

Berbeda dengan USG 3D, 4D mempunyai keunggulan

  • Gambar lebih mudah dimengerti oleh pasien

  • Deteksi adanya kelainan dapat lebih dini ditemukan ,sehingga pengobatan yang terarah dapat dilakukan

  • Hasil gambar seperti rekaman film

  • Menentukan umur janin •  Evaluasi multiple atau resiko tinggi kehamilan,

  • Mendeteksi kelainan kogenitl, mendeteksi kelaian letak plasenta,

  • Menetukan kehamilan ektopik, mendeteksi tumor ovarium/fobroid,

  • Mendeteksi kelainan pada thyroid, payudara, hati, kandung empedu,pankras, limpa, ginjal, kandung kemih dan prostat. 

 

Sehatkah Mengkonsumsi Air Es?

Thursday, 05 Maret, 2009

Air Es yang kita minum akan membekukan makanan berminyak yang kita makan, sehingga memperlambat proses pencernaan dan lemak yang berada di usus akan menyempitkan saluran pencernaan sehingga lemak berkumpul menjadikan badan gemuk dan akan berakibat timbulnya penyakit.

 

 

 

Hepatitis B dan Pencegahannya

Monday, 15 Juni, 2009

Apakah penyakit hepatitis B?

Hepatitis B adalah peradangan pada liver / hati yang disebabkan oleh virus, dan dapat menyebabkan penyakit yang parah (sirosis) atau kanker hati

Bagaimana hepatitis B ditularkan?

Hepatitis B dapat ditularkan melalui:

• Berbagi penggunaan peralatan injeksi

• Pembuatan tato atau tindik badan dengan menggunakan peralatan

yang tidak steril

• Luka karena jarum narkoba

• Seks yang tidak aman

• Dari ibu yang terinfeksi ke bayinya pada waktu melahirkan dan melalui ASI

• Dari anak ke anak, biasanya melalui kontak bagian tubuh yang sakit atau luka yang terbuka

Bagaimana penyakit hepatitis B bisa dideteksi?

Gejala awal penyakit ini tidak khas, biasanya berupa perasaan mual / sebah di perut bagian atas, meriang, lesu, cepat lelah, nafsu makan menurun. Penyakit ini bisa diketahui dari pemeriksaan laboratorium (dari sample darah) yaitu pemeriksaan HbsAg. HbsAg timbul dalam darah enam minggu setelah infeksi dan menghilang setelah tiga bulan. Bila menetap lebih dari enam bulan didefinisikan sebagai pembawa (carrier).

Bagaimana pencegahan penyakit hepatitis B ?

Penyakit ini bisa dicegah melalui vaksinasi. Kekebalan tubuh kita terhadap penyakit hepatitis B dapat diketahui dari pemeriksaan Anti- HBS .

Anti-HBs juga timbul sebagai respon terhadap infeksi virus hepatitis B, biasanya timbul setelah tiga bulan terinfeksi dan menetap. Anti HBs positif, diinterpretasikan sebagai kebal atau dalam masa penyembuhan.

  Pentingkah imunisasi bagi orang dewasa ?

Saat ini imunisasi bukan hanya untuk anak usia balita saja, tetapi orang dewasa pun juga membutuhkannya sebagai pencegahan penyakit. Seperti halnya pada balita, imunisasi pada orang dewasa juga bertujuan untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit dan menurunkan resiko angka kematian yang diakibatkan oleh infeksi. Bahkan berdasarkan penelitian, imunisasi bagi orang dewasa dapat mencegah kematian akibat infeksi.

Vaksin hepatitis B, diberikan untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit hepatitis B. Vaksinasi diberikan kepada orang dengan HbsAg negatif. Untuk mendapatkan kekebalan yang maksimal, vaksin diberikan sebanyak 3 seri.

  • Vaksin pertama,

  • Vaksin kedua diberikan dengan selang 1 bulan setelah pemberian vaksin pertama,

  • Vaksin ketiga diberikan 5 bulan setelah vaksin kedua.

 

Pemeriksaan CRP Kuantitatif

Monday, 15 Juni, 2009

Adalah suatu protein fase akut yang diproduksi oleh hati sebagai respon adanya infeksi, inflamasi atau kerusakan jaringan. Inflamasi merupakan proses dimana tubuh memberikan respon terhadap injury . Jumlah CRP akan meningkat tajam beberapa saat setelah terjadinya inflamasi dan selama proses inflamasi sistemik berlangsung. Sehingga pemeriksaan CRP kuantitatif dapat dijadikan petanda untuk mendeteksi adanya inflamasi/infeksi akut. Saat ini telah tersedia pemeriksaan High Sensitive CRP (Hs-CRP) yaitu pemeriksaan untuk mengukur kadar CRP yang lebih sensitif dan akurat dengan menggunakan metoda LTIA (Latex Turbidimetry Immunoassay), dengan range pengukuran : 0.3 - 300 mg/L. Berdasarkan penelitian, pemeriksaan Hs-CRP dapat mendeteksi adanya inflamasi lebih cepat dibandingkan pemeriksaan Laju Endap Darah (LED). Terutama pada pasien anak-anak yang sulit untuk mendapatkan jumlah sampel darah yang cukup untuk pemeriksaan LED.

  • Referensi:

  • SP Ballou and I. Kushner. C-Reactive Protein the Acute Phase Response . 1999.

  • Thomas Ng. Erythrocyte sedimentation rate & CRP on Clinical Practice. British Journal Hosp Medicine. 1997.

Keuntungan Pemeriksaan Menggunakan Hs-CRP

  • Hasil pemeriksaan Hs-CRP jauh lebih akurat dan cepat

  • Dengan range pengukuran yang luas, pemeriksaan Hs-CRP sangat baik dan penting untuk:

    • mendeteksi Inflamasi/infeksi akut secara cepat (6-7 jam setelah inflamasi)

    • Hs-CRP meningkat tajam saat terjadi inflamasi dan menurun jika terjadi perbaikan sedang LEDnaik kadarnya setelah 14 hari dan menurun secara lambat sesuai dengan waktu paruhnya.

  • Pemeriksaan Hs-CRP dapat memonitor kondisi infeksi pasien dan menilai efikasi terapi antibiotika.

  • Pemeriksaan Hs-CRP terstandarisasi dengan baik dan dapat dikerjakan pada alat automated analyzer .

Pap Smear & Kanker Leher Rahim ( Servik )

Thursday, 18 Juni, 2009

Apa itu Kanker Leher Rahim?

Kanker leher rahim merupakan jenis kanker yang sering terjadi pada wanita, juga merupakan penyebab kematian nomor satu dari jenis kanker yang menyerang wanita.  Penyebabnya yaitu adanya perubahan gen mikroba seperti; virus HPV (human papilloma virus), radiasi atau pencemaran bahan kimia. Kanker leher rahim stadium dini yang cepat ditangani dapat sembuh 100%. 

Kanker Leher Rahim ……… menyerang siapa?

•  Wanita yang telah melakukan hubungan seksual diusia muda

•  Wanita yang melakukan kontak seksual dengan berganti-ganti pasangan

•   Perokok

•  Kurang mengkonsumsi sayur dan buah- buahan.

Kanker leher rahim adalah kanker yang terjadi pada serviks uterus, suatu daerah pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk kearah rahim yang terletak antara rahim (uterus) dengan liang senggama (organ V). Kanker ini biasa terjadi pada wanita berumur, tetapi beberapa data menemukan kasus ini juga dialami wanita yang berumur 20-30 tahun.

PAP SMEAR

Pap smear adalah screening untuk mendeteksi perubahan sel sel yang terjadi di dalam serviks uterus. Perubahan sel rahim yang terdeteksi secara dini akan memungkinkan beberapa tindakan pengobatan diambil sebelum sel-sel tersebut berkembang menjadi sel kanker. Artinya, semakin dini penyakit kanker diketahui maka semakin mudah menanganinya.

Dari keadaan normal ke prakanker memerlukan waktu 5 tahun, sedangkan dari prakanker ke kanker ringan memakan waktu 5 tahun dan dari ringan ke sedang memakan waktu 3 tahun.

Cara melakukan tes papsmear secara teknis yaitu pengambilan sapuan lender dengan menggunakan spatula atau sejenis sikat halus. Lendir leher rahim diambil oleh dokter atau bidan untuk dioleskan dan difiksasi (dilekatkan) pada kaca benda. Kemudian dengan menggunakan mikroskop seorang ahli sitologi (sel) akan menguji sel rahim tersebut.

Saat ini ada cara pemeriksaan yang lebih baru, yaitu  PAPNET. Pemeriksaan dilakukan dengan pengambilan lendir leher rahim sama seperti papsmear konvensional, tetapi dengan memanfaatkan teknologi computer dalam menganalisanya. Pap Net dapat menyempurnakan hasil papsmear konvensional sampai 30% lebih peka.

Saat ini biaya untuk melakukan Pap smear maupun Pap Net memang tergolong mahal, beberapa RS mematok harga sekitar Rp 65.000 – Rp 300.000, tetapi  ada juga suatu cara pemeriksaan untuk mengetahui keadaan sel serviks dengan cara IVA ( Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) cara ini tergolong lebih murah. Media Asam Asetat  disemprotkan ke bagian leher rahim (epitel). Jika bagian leher rahim yang tadinya berwarna merah muda berubah menjadi putih, maka dalam waktu 5-10 tahun kemungkinan akan menjadi prakanker. Dokter akan melakukan pembekuan terhadap kulit tersebut sehingga tidak menjadi kanker, dan biasanya 90 % tidak menjadi kanker.

 

Alasan Harus melakukan Pap smear :

•  Menikah pada usia muda (dibawah 20 tahun)

•  Pernah melakukan senggama sebelum usia 20 tahun

•  Pernah melahirkan lebih dari 3 kali

•  Pemakaian alat kontrasepsi lebih dari 5 tahun, terutama IUD atau kontrsepsi hormonal

•  Mengalami perdarahan setiap hubungan seksual

•  Mengalami keputihan atau gatal pada vagina

•  Sudah menopause dan mengeluarkan darah pervagina

•  Berganti-ganti pasangan dalam senggama

 

Persiapan sebelum pap smear :

  • Pada saat pengambilan lendir, usahakan otot-otot vagina rileks

  • Tidak melakukan hubungan suami-istri 48 jam sebelum pengambilan lendir mulut rahim

  • Waktu yang paling baik untuk pengambilan lendir adalah 2 minggu setelah selesai haid

  • Jangan menggunakan pembasuh antiseptic atau sabun antiseptic di sekitar vagina selama 72 jam sebelum pengambilan lendir

  • Jika sudah menopause, papsmear dapat dilakukan kapan saja, tetapi jika kandung rahim dan leher rahim telah diangkat atau dioperasi (hysterectomy) atau operasi pengangkatan kandung rahim dan leher rahim tidak perlu lagi melakukan papsmear karena sudah terbebas dari resiko menderita kanker leher rahim.

 

Helicobacter Pylori ( Bukan Sakit Maag Biasa )

Thursday, 18 Juni, 2009

Gangguan pencernaan pada lambung yang sering kita sebut sakit maag, tentunya sudah tidak asing lagi bagi kita, atau bahkan kita sudah sering mengalaminya. Tapi tahukah Anda, apa sebenarnya penyebab penyakit ini ?

Sakit maag atau dispepsia sering dikaitkan dengan adanya peningkatan keasaman pada lambung, yang dapat mengakibatkan peradangan pada mukosa lambung, biasanya berhubungan dengan pola makan yang tidak teratur, makanan yang pedas, asam, minuman bersoda, kopi, obat – obatan tertentu, ataupun kondisi emosional tertentu misalnya stress. Selain hal tersebut di atas, sakit maag ternyata juga dapat diakibatkan oleh adanya infeksi kronis pada lambung. Infeksi ini sering dikaitkan dengan bakteri yang namanya Helicobacter pylori.

Helicobacter pylori merupakan bakteri gram negative, berbentuk spiral, berkoloni hanya pada lapisan mukosa lambung. Bakteri ini merupakan penyebab infeksi lambung, sering kita sebut gastritis, gastric ulcer / tukak lambung.

Sejak bakteri ini ditemukan pada tahun 1984, bakteri ini diketahui sebagai penyebab utama penyakit tukak lambung, dan faktor resiko menyebabkan terjadinya kanker lambung. Lokasi bakteri ini di bagian bawah lambung dan mengakibatkan peradangan hebat, yang sering kali disertai komplikasi perdarahan pada lambung.

Penyakit ini biasanya bersifat kronis / menahun dan kambuh - kambuhan. Gejala penyakit ini antara lain rasa sakit pada perut bagian atas / ulu hati, dapat disertai rasa mual, kembung, dan rasa sakit dapat juga timbul saat malam hari

( nocturnal pain ), sehingga membangunkan penderita dari tidur, biasanya akan reda dengan adanya asupan makanan atau minum obat antasida.

 

Deteksi infeksi Helicobacter pylori dapat ditegakkan melalui pemeriksaan biopsi jaringan, Urea Breath Test , Fecal Antigen, IgM dan IgG Helicobacter pylori serta PCR.

 

Kepustakaan :

Logan, P. H., 2002, ABC of the Upper Gastrointestinal Tract, BMJ Books

 

 

 

Gejala, Penyebab, dan Panel Resiko Stroke

Stroke termasuk penyakit serebrovaskuler (pembuluh darah otak) yang ditandai dengan kematian jaringan otak (infark serebral ) yang terjadi karena berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak. Berkurangnya aliran darah dan oksigen ini bisa dikarenakan adanya sumbatan, penyempitan atau pecahnya pembuluh darah.

WHO mendefinisikan bahwa stroke adalah gejala-gejala defisit fungsi susunan saraf yang diakibatkan oleh penyakit pembuluh darah otak dan bukan oleh yang lain dari itu.

Stroke dibagi menjadi dua jenis yaitu: stroke iskemik maupun stroke hemorragik.

Stroke iskemik yaitu tersumbatnya pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah ke otak sebagian atau keseluruhan terhenti. 80% stroke adalah stroke Iskemik. Stroke iskemik ini dibagi menjadi 3 jenis, yaitu :

  1. Stroke Trombotik : proses terbentuknya thrombus yang membuat penggumpalan.

  2. Stroke Embolik : Tertutupnya pembuluh arteri oleh bekuan darah.

  3. Hipoperfusion Sistemik : Berkurangnya aliran darah ke seluruh bagian tubuh karena adanya gangguan denyut jantung.

Stroke hemoragik adalah stroke yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah otak. Hampir 70% kasus stroke hemoragik terjadi pada penderita hipertensi.

Stroke hemoragik ada 2 jenis, yaitu:

  1. Hemoragik Intraserebral : pendarahan yang terjadi didalam jaringan otak.

  2. Hemoragik Subaraknoid : pendarahan yang terjadi pada ruang subaraknoid (ruang sempit antara permukaan otak dan lapisan jaringan yang menutupi otak).

Tanda dan Gejala-gejala Stroke

Berdasarkan lokasinya di tubuh, gejala-gejala stroke terbagi sebagai berikut:

  1. Bagian sistem saraf pusat : Kelemahan otot (hemiplegia), kaku, menurunnya fungsi sensorik

  2. Batang otak, dimana terdapat 12 saraf kranial: menurun kemampuan membau, mengecap, mendengar, dan melihat parsial atau keseluruhan, refleks menurun, ekspresi wajah terganggu, pernafasan dan detak jantung terganggu, lidah lemah.

  3. Cerebral cortex: aphasia, apraxia, daya ingat menurun, hemineglect, kebingungan.

Jika tanda-tanda dan gejala tersebut hilang dalam waktu 24 jam, dinyatakan sebagai Transient Ischemic Attack (TIA), dimana merupakan serangan kecil atau serangan awal stroke.

Faktor Penyebab Stroke

Faktor resiko medis, antara lain Hipertensi (penyakit tekanan darah tinggi), Kolesterol, Aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah), Gangguan jantung, diabetes, Riwayat stroke dalam keluarga, Migrain.

Faktor resiko perilaku, antara lain Merokok (aktif & pasif), Makanan tidak sehat ( junk food , fast food ), Alkohol, Kurang olahraga, Mendengkur, Kontrasepsi oral, Narkoba, Obesitas.

80% pemicu stroke adalah hipertensi dan arteriosklerosis , Menurut statistik. 93% pengidap penyakit trombosis ada hubungannya dengan penyakit tekanan darah tinggi.

Pemicu stroke pada dasarnya adalah, suasana hati yang tidak nyaman (marah-marah), terlalu banyak minum alkohol, merokok dan senang mengkonsumsi makanan yang berlemak.

Stroke tak lagi hanya menyerang kelompok lansia, namum kini cenderung menyerang generasi muda yang masih produktif. Stroke juga tak lagi menjadi milik warga kota yang berkecukupan , namun juga dialami oleh warga pedesaan yang hidup dengan serba keterbatasan.

Panel Pemeriksaan Resiko Stroke :

•  Kolesterol Total

•  Kolesterol HDL

•  Kolesterol LDL Direk

•  Trigliserida

•  Apo B

•  Lipoprotein a / Lp(a)

•  Insulin

•  Glukosa Puasa dan Glukosa 2 jam PP

•  Fibrinogen

•  Anti Cardiolipin / ACA (IgG dan IgM)

•  Homosistein

•  hs_CRP.

•  Trans Cranial Doppler ( TCD )

Trans Cranial Doppler ( TCD )

Kelebihan Transcranial Doppler (TCD) :
1. Menggunakan teknik sonografi yang non invasif sehingga menghindarkan pasien dari rasa tidak nyaman selama pemeriksaan
2. Aman, karena teknik ini bebas dari bahaya radiasi
3. Tidak memerlukan ruangan khusus dalam pelaksanaan
4. Dapat dilakukan berulang kali untuk monitoring tanpa adanya efek samping
5. Tidak memerlukan penggunaan zat kontras yang mempunyai resiko terjadinya efek samping seperti alergi
6. Biaya yang lebih murah dibandingkan dengan teknik lain seperti arteriografi.

Peran TCD di bidang kesehatan :
- Mendeteksi adanya gangguan aliran pembuluh darah otak
- Menilai faktor resiko terjadinya stroke pada pasien beresiko
- Mendeteksi adanya emboli
- Menilai respon hasil terapi post stroke
- Mendeteksi adanya vasospasme (spasme pembuluh darah) misalnya setelah terjadinya perdarahan sub arrachnoid
- Sebagai penunjang diagnosis bersama pemeriksaan lain seperti CT scan, MRI, MRA.
- Sebagai penunjang terapi (Sonotrombolisis)
- Untuk mendeteksi kematian otak (Brain Death)

Manfaatnya pemeriksaan tersebut adalah mendeteksi adanya berbagai faktor yang dapat meningkatkan risiko untuk terkena Penyakit Stroke.

Stroke sangat dapat dicegah,

Hampir 85% dari semua stroke dapat DICEGAH ,

Sumber:
Seri Gaya Hidup Sehat: Cara Bijak Hadapi Stroke, Jantung & Pembuluh Darah, Agustus 2007, PT Gramedia
.

 

Deteksi Dini

Hepatitis C dengan HCV Core Ag ( HCV Ag )

Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO ) memperkirakan bahwa sekitar tiga persen dari populasi dunia terinfeksi virus hepatitis C (HCV), yang sebagian besar tidak menunjukkan gejala dan terdiagnosis.

Mengetahui secara dini infeksi virus Hepatitis C akan memungkinkan seorang pasien untuk memulai pengobatan dan juga mungkin mendorong perubahan perilaku berbahaya lebih lanjut yang dapat menyebarkan penyakit tersebut. Pramita Utama Diagnostic Center ( Parahita ) telah mengembangkan suatu pemeriksaan untuk mendeteksi infeksi Hepatitis C yang secara lebih dini ,lebih cepat, lebih baik bagi pasien yaitu tes Hepatitis C Core Antigen ( HCV Core Ag atau HCV Ag ).

Apa itu Hepatitis C ( HCV )?

Hepatitis C adalah penyakit hati menular yang disebabkan oleh infeksi Virus Hepatitis C. HCV pertama kali diidentifikasi di akhir 1980-an dan merupakan salah satu dari lima virus yang berbeda yang menyebabkan hepatitis (peradangan hati). HCV adalah virus kecil, virus ini mengandung lemak-diselubungi RNA tunggal beruntai positif. Virus ini sangat bervariasi dengan enam genotipe dan banyak subkelompok.

Penyebaran penyakit yang disebabkan oleh virus Hepatitis C ini biasanya berasal dari darah seseorang atau pasien yang terinfeksi memasuki tubuh seseorang yang tidak terinfeksi. Bagi kebanyakan orang infeksi virus Hepatitis C menyebabkan infeksi kronis. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO ), diperkirakan biaya tahunan hepatitis C di atas satu miliar dalam dolar AS.

Vaksin Hepatitis C ?

Sampai saat tidak / belum ada vaksin untuk Hepatitis C. Cara terbaik untuk mencegah infeksi virus Hepatitis C adalah dengan menghindari perilaku yang dapat menyebarkan atau tertular penyakit ini.

Deteksi Virus Hepatitis C ( HCV )

Deteksi virus hepatitis C untuk tujuan diagnosa memerlukan panel tes hepatitis virus-spesifik. Immunoassays komersial selama ini yaitu antibodi HCV mungkin tidak bisa mendeteksi untuk 3-70 hari setelah terpapar. Namun, pengujian asam nukleat untuk deteksi RNA HCV atau pengujian HCV Antigen untuk deteksi protein inti HCV ( HCV Core Ag ) telah secara sangat baik dapat mengurangi masa jendela pra-serokonversi ( Windows Periode ).

Pada setiap hasil positif dalam uji antigen HCV ( HCV Core Ag ) yang diperoleh sebelum deteksi Antibodi HCV, menghasilkan pengurangan rata-rata dalam periode jendela 35,8 hari.

Mengapa Diagnosa Dini Penting?

Hepatitis C kronis adalah penyakit serius yang dapat mengakibatkan masalah kesehatan jangka panjang termasuk kegagalan hati, kanker hati, atau bahkan kematian. Ada hal-hal yang orang dengan hepatitis C kronis dapat lakukan untuk menghindari kerusakan hati lanjutan (yaitu tidak minum alkohol, dll). Semakin cepat seseorang tahu bahwa ia memiliki hepatitis C, semakin cepat ia dapat mengambil langkah-langkah untuk mendapatkan yang lebih baik, menjaga kesehatannya, dan membantu menghentikan penyebaran penyakit menular ini.

Munculnya tes baru yang non-molekuler dan otomatis, seperti penanda serologis, untuk mendeteksi protein nukleokapsid (HCV Core Ag), membuka cakrawala baru dalam diagnosa dini infeksi virus Hepatitis C.

 

Troponin I Ultra

Friday, 19 Juni, 2009

Troponin  merupakan serat protein tipis berbentuk filamen dari serat otot yang memegang peranan dalam kontraksi otot bersama dengan aktin dan tropomiosin. Ada tiga tipe Troponin yaitu I, T dan C yang terdapat pada segala jenis otot dan terlibat dalam kontraksi otot. Sedangkan untuk otot jantung terdapat Troponin I dan T dimana keduanya ini dapat dijadikan sebagai penanda apabila terjadinya kerusakan otot jantung yang selanjutnya dikenal dengan cTnI dan cTnT. Jika terjadi kerusakan otot jantung, troponin banyak dilepaskan ke dalam darah dan dapat diukur pada sirkulasi perifer sehingga troponin ini dapat digunakan sebagai marker . Troponin I merupakan isoform jantung yang mana sangat memungkinkan deteksi spesifik kerusakan myocardial. Isoform diproduksi cepat setelah terjadi acute myocardial infarction (AMI) dan dapat terdeteksi dalam darah antara 4 – 8 jam setelah timbul nyeri dada, dengan puncak antara 14 – 36 jam, konsentrasi dalam darah akan tetap tinggi selama 3 – 7 hari. Troponin I adalah biomarker pilihan untuk deteksi myocardial necrosis dan indikasi adanya serangan jantung yang lebih spesifik dan sensitive dibanding pemeriksaan klasik enzym jantung.

Pada tahun 2000 Asosiasi Kardiolog Eropa dan Kolese Jantung Amerika Serikat mengumumkan adanya peran penting dari suatu biomarker yang merupakan pedoman utama dalam diagnosis Miokard Infark Akut. Pada saat itu dinyatakan troponin I dan T diunggulkan sebagai analit jantung dibanding CKMB. Troponin merupakan biomarker pilihan untuk deteksi adanya perlukaan jantung. Bukti – bukti ilmiah sekarang mengatakan dengan tehnik yang spesifik dan sensitif maka peningkatan kadar troponin sangat spesifik untuk adanya perlukaan jantung, sehingga pengobatan yang lebih awal dan lebih tepat dapat dilakukan

METODE :

Troponin I Ultra merupakan pemeriksaan kuantitatif untuk penetapan human cardiac troponin I dalam darah dengan metode Enzyme Linked Fluorescent Assay.

 

PERSIAPAN PASIEN :

Pasien tidak perlu puasa. Sampel darah dapat diambil sewaktu - waktu

 

SAMPEL :

Serum atau plasma lithium heparin 1 cc.

Penyimpanan : 2 - 8 °C stabil sampai 48 jam atau < - 60 °C stabil sampai 4 bulan

 

BATAS PENGUKURAN :

Batas pengukuran Ultra Troponin I mulai 0,01 sampai 30,00 µg/L dengan sensitivitas 98,23% dan spesifisitas 95,29%.

 

NILAI RUJUKAN :

Kadar Troponin I Normal < 0,01 µg/L

 

SELESAI HASIL :

Setiap hari ± 4 Jam dari terima sampel

 

 

 

Khasiat Pepaya

Thursday, 05 Maret, 2009

  • Mengandung berbagai enzym, vitamin dan mineral.
  • Kandungan Vitamin A nya lebih banyak daripada wortel.
  • Kandungan Vitamin C nya lebih banyak daripada jeruk.
  • Kaya pula dengan Vitamin E dan B Complex.
  • Mengandung enzym Papain yang berfungsi mempercepat proses pencernaan protein.
  • Buah Pepaya yang setengah matang, kandungan nutrisinya lebih tinggi dari yang matang. Namun untuk wamita yang ingin memiliki anak dilarang mengkonsumsi buah Pepaya yang setengah matang.

 

 

ARCHIVES

Maret 2009

Februari 2009

Januari 2009

Desember 2008

November 2008

Oktober 2008

Copyright © 2009 Pramita Utama Diagnostic Center